Assign modules on offcanvas module position to make them visible in the sidebar.

Testimonials

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Sandro Rosell
FC Barcelona President

Bptu-hptindrapuri (02/08/18), Sapi aceh merupakan sapi lokal indonesia yang perlu dikembangkan baik kualitas maupun kuantitasnya karena sapi aceh semakin diminati dan populer di masyarakat aceh dengan cita rasanya yang gurih.
Pada tanggal 02 Agustus 2018 Balai Pembibitan Ternak Unggul dan hijauan Pakan Ternak Indrapuri (BPTU HPT Indrapuri) menjalin kerjasama atau penandatangan MoU/Nota kesepahaman dengan lembaga Anbiocore Usaid Shera, IPB dan Unsyiah untuk melakukan overview researc plan di BPTU HPT Indrapuri.
Pada kesempatan itu  Kepala BPTU HPT Indrapuri (drh. Vierman) mengatakan,”kami sangat terbuka untuk dilakukan pengembangan sapi aceh. Secara kultural sapi aceh sangat diminati masyarakat karena memiliki banyak kelebihan yang tidak dimilki ternak lainnya. Sementara Yusmad, M.Si (Kasi Pelayanan Teknis) menyampaikan, “sapi aceh di BPTU HPT Indrapuri memiliki ADG rata –rata diatas 1 Kg (fattening) artinya sapi aceh sangat cocok dikembangkan oleh peternak untuk mendapatkan keuntungan dari beternak sapi.
Dr.drh.Sugito (Dekan I Fakultas Kedokteran Hewan,Unsyiah) memaparkankepada semua peserta yang hadir bahwa, “tujuan dijalin kerjasama ini  adalah untuk menyusun proposal kajian ilmiah terhadap sapi aceh yang notabene memiliki banyak kelebihan seperti yang telah diketahui seperti : sapi aceh tahan terhadap parasit internal dan eksternal , bisa bertahan hidup terhadap lingkungan jelek, memiliki  produktivitas  baik dan lainnya. ditambahkan oleh Prof.Bambang Purwantara       (Direktur Ambiocore, IPB), “kita ingin mengkaji lebih dalam sapi aceh untuk kita publish ke tingkat nasional dan internasional bahwa sapi aceh benar-benar memiliki keunggulan yang luar biasa.
“Setiap kajian yang kita lakukan akan menggunakan laboratorium modern sehingga informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan ,imbuh Bambang.
Diakhir kegiatan dilakukan kunjungan lapangan untuk melihat sistem manajemen pemeliharan yang diterapkan BPTU HPT Indrapuri dalam menghasilkan bibit unggul berkualitas.
Kegiatan ini dihadiri oleh Prof.Erdorgan Memili (peneliti dari Anbiocore Usaid Shera ,USA), Prof. Bambang Purwantara (Direktur Ambiocore, IPB) beserta tim dan Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah beserta tim serta pejabat Struktural dan Fungsional Balai pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Indrapuri. (hs)